
Brebes — Festival Domba Sakub menjadi salah satu agenda menarik dalam rangkaian kegiatan SAKALI FEST (Sakub Kaligua Festival) yang diselenggarakan pada Sabtu, 17 Oktober 2026, bertempat di kawasan Kebun Teh Kaligua, Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.
Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkenalkan potensi peternakan lokal, mendorong pelestarian domba Sakub sebagai salah satu potensi sumber daya genetik ternak daerah, serta meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai inovasi dan pengembangan usaha peternakan yang berkelanjutan.
Dalam Festival Domba Sakub, peserta mengikuti perlombaan berdasarkan beberapa kategori, yaitu Domba Sakub Bertanduk Non Poel, Domba Sakub Jantan Tidak Bertanduk Non Poel, Domba Sakub Betina Non Poel, dan Domba Ekstrim. Pembagian kategori tersebut memberikan ruang bagi peternak untuk menampilkan keunggulan ternaknya sekaligus menjadi sarana apresiasi terhadap potensi dan karakteristik domba yang dikembangkan masyarakat.
Tidak hanya menghadirkan kompetisi ternak, SAKALI FEST juga menampilkan berbagai kegiatan edukatif dan inovatif yang berkaitan dengan pemanfaatan hasil samping peternakan serta pengelolaan sumber daya lokal.

Beberapa kegiatan yang turut ditampilkan antara lain pemanfaatan bulu domba, servis tanduk domba, pengolahan kotoran kandang menjadi pupuk organik unggul, serta pengolahan pakan ternak dari limbah pertanian. Berbagai inovasi tersebut diharapkan dapat membuka wawasan peternak mengenai peluang peningkatan nilai tambah hasil peternakan, efisiensi usaha, dan penerapan sistem peternakan yang lebih ramah lingkungan.
Pemanfaatan bulu domba dan servis tanduk menjadi bagian dari pengenalan potensi pengolahan serta perawatan ternak. Sementara itu, pengolahan kotoran kandang menjadi pupuk organik unggul dan pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan pakan merupakan langkah yang dapat mendukung pengurangan limbah sekaligus meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya di lingkungan peternakan dan pertanian.

Pada waktu yang bersamaan, SAKALI FEST juga diramaikan dengan kegiatan Pasar Murah LAMPAH (Lapak Mandiri Pangan Asal Hewan). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan akses masyarakat terhadap produk pangan asal hewan melalui penyediaan lapak pangan dengan harga yang terjangkau.
Kehadiran Pasar Murah LAMPAH melengkapi rangkaian kegiatan festival dengan menghubungkan potensi sektor peternakan dengan kebutuhan pangan masyarakat. Selain menjadi ruang promosi bagi produk pangan asal hewan, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung penguatan ketahanan pangan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan kebutuhan pangan yang berkualitas.
Pemilihan kawasan Kebun Teh Kaligua sebagai lokasi penyelenggaraan turut memberikan suasana yang menarik bagi kegiatan promosi potensi peternakan dan pertanian daerah. Perpaduan antara festival ternak, demonstrasi inovasi peternakan, pemanfaatan limbah pertanian, dan pasar murah pangan menjadikan SAKALI FEST sebagai momentum untuk memperkenalkan beragam potensi lokal Kabupaten Brebes.
Melalui penyelenggaraan SAKALI FEST, diharapkan pelestarian dan pengembangan domba Sakub semakin mendapat perhatian, pengetahuan peternak mengenai inovasi usaha semakin meningkat, serta sinergi antara sektor peternakan, pertanian, dan ketahanan pangan semakin kuat.
SAKALI FEST 2026 bukan sekadar ajang kompetisi domba, tetapi juga menjadi ruang edukasi, promosi potensi lokal, dan penguatan peran peternakan dalam mendukung pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Brebes.
Penulis : HR